14:53 WIB - 20 June 2018

Wah! Tidak Ada Suara Penuntun Kapal di Pelabuhan Bakauheni, Nahkoda Mengeluh

521 Dilihat Rama S Rachmat 0 respond
received_10204417156695769

BERITATEN.COM –  Jelang pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini, Kantor Sayahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)  Banten telah menyiapkan sebanyak 53 nahkoda kapal yang siap membawa pemudik dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Untuk itu, perlu adanya persiapan khusus bagi para nahkoda agar bisa membawa para pemudik dengan selamat sampai tujuan.

Kepala Kantor Sayhbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten Nafri mengatakan, Nahkoda memiliki peranan penting dalam pengendalian sebuah kapal saat berlayar. Hal tersebut, dibutuhkan Nahkoda yang siap dalam melaksanakan tugasnya dengan sesuai prosedur yang ada.

“Para nahkoda saya yakin sudah memiliki skill yang bagus dari pendidikan yang dijalani. Tapi, kita juga harus mengingatkan kembali, terkait apa saja yang harus disiapkan jelang arus mudik yang tinggal beberapa hari lagi,” kata Nafri, usai menjalani rapat bersama nahkoda di Hotel The Royale Krakatau, Kamis 1 Juli 2015.

Lebih lanjut, selain nahkoda yang disiapkan untuk pelaksanaan arus mudik,  pihaknya akan memaksimalkan pelayanan angkutan selama mudik Lebaran tahun ini berlangsung.

“Berdasarkan rapat bersama tadi, ternyata ada Nahkoda yang mengeluhkan tidak adanya suara penuntut kapal di Pelabuhan Bakauni. Kita akan surati Kemenhub untuk segera menindak lanjuti. Karena suara penuntut itu penting untuk sebagai jalur perlayaran,” kata Nafri.

Pengecekan terhadap fasilitas lainnya seperti lampu rambu lalu lintas pelayaran dan radar akan dicek langsung untuk mengetahui kesiapan dan kelancaran dalam pelayaran arus mudik.

Sementara itu, Direktur Perlautan dan Perkapalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sahattua mengatakan pihaknya  memfungsikan kewenangan Nahkoda sesuai yang diatur oleh undang-undang.

” Kewenangan nahkoda harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, untuk menjamin keselamatan para penumpang. Seperti pelayaran Kapal di atas 35 gross ton (GT) seperti kapal Ferry dengan perlindungan hukum,” kata Sahttua. (*)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
2011035HerculesTNIJatuh171435666846-preview780x390

Ada 65 Jenazah dan Potongan Tubuh Korban Pesawat Hercules di RS Adam Malik

Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Cilegon.

Menabrak Beton Pembatas Jalan di Cilegon, Warga Seneja Tewas

Related posts

Komentar