18:00 WIB - 21 February 2018

SPBU Milik Mantan Bupati Lebak Digerebek Polda Banten, 1 Ton Solar Diamankan

395 Dilihat Fauzi 0 respond
Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

BERITATEN.COM - Satuan Tugas Barang Bersubsidi Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap bahwa pihaknya telah melakukan penggerebekan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB) pada Sabtu 27 Juni 2015 dinihari.

Hal itu dilakukan lantaran SPBU tersebut diduga menjual bahan bakar minyak atau BBM subsidi jenis solar ke industri. Dalam penggerebekan tersebut, tiga orang resmi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Banten. Ketiganya masing-masing berinisial J berperan sebagai pembeli, A dan S sebagai pegawai SPBU.

Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Nurullah saat dikonfirmasi membenarkan penggerebegan tersebut. Kata dia, penggeberekan dilakukan setelah penyidik mendapati adanya informasi mengenai penyalahgunaan BBM subsidi ke industri.

“Dibekuk sudah hari lalu pas hari Sabtu, ketiganya sudah ditahan dan masih kita periksa,” ujar Nurullah kepada wartawan di Mapolda Banten dilansir inilahbanten,com, Senin 29 Juni 2015.

Dejelaskan Nurullah, hingga kini penyidik masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

Penyalahgunaan BBM subsidi ke sektor industri oleh SPBU tersebut, ia menduga sudah lama menjalankan operasinya. Namun dari pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, mereka mengaku baru pertama kali menjual BBM subsidi ke industri.

“Kita masih selidiki soal penjualan BBM subsidi tersebut ke industri mana. Diduga mereka sudah lama melakukan penjualan BBM subsidi ke industri,”jelas Nurullah.

Selain mengamankan tiga tersangka, penyidik juga mengamankan barang bukti berupa 1 ton solar yang hendak dijual ke industri. “Ada barang bukti berupa 1 ton BBM subsidi yang kita amankan,”ujar Nurullah.

Sementara itu terpisah, Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, AKBP Wawan Ridwan, tidak membantah kalau SPBU yang digerebek penyidik milik Mulyadi Jayabaya yang juga merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten. “Iya milik JB (Jayabaya,red), ada tiga tersangka sudah ditahan,”ujarnya singkat.

Atas perbuatanya, ketiga tersangka terancam dengan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tentang Migas dengan ancaman 5 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pada 19 Mei 2015, Satgasus Barang Bersubsidi Direktorat Kriminal Polda Banten juga menggerebek sebuah SPBU di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Dalam penggerebakan tersebut empat orang ditangkap petugas.

Ke empatnya masing-masing N sebagai Operator SPBU, J Pengawas SPBU dan R Sebagai kernet dan Ap Sopir truk. Dari hasil pemeriksaan keempat tersangka mengakui perbuatanya telah menjual BBM subsidi sekitar 140 ton ke industri selama satu bulan dengan modus operandi memodifikasi tangki truk dengan kapasitas muatan volume besar. (*)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Ilustrasi

PNS Pemkab Lebak Asyik Makan Siang saat Satpol PP Razia Rumah Makan

gojek

CEO : 200 Orang Antre Gabung Go-jek Tiap Hari

Related posts

Komentar