21:50 WIB - 25 May 2018

Polisi Tembak Pemabuk di Tanjung Priok Terancam Dipecat

416 Dilihat Rizki Pratama 0 respond
Ilustrasi
Ilustrasi

BERITATEN.COM - Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya tengah melakukan investigasi terhadap penembakan yang mengakibatkan tewasnya Jupri Pasaribu alias Jamal (45), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat 3 Juni 2015 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M. Iqbal mengaku, pihak Divisi Propam (Profesi dan Pengamanan),  sedang memeriksa saksi, perwira, senjata peluru serta luka tembak yang dialami korban.

“Keterangan saksi kita kumpulkan dan Polda Metro Jaya akan lakukan upaya mendalam dan akan memeriksa perwira yang menembak korban,” kata Iqbal kepada awak media, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/7/2015).

Menurut Iqbal, menembak itu unsurnya hukum. Jika hal tersebut membahayakan perwira, artinya keputusan menembak sudah proporsional, petugas sudah melakukan tindakan secara benar.

Namun, sambung Iqbal, jika ini merupakan tindakan kesengajaan, maka perwira yang bersangkutan akan ditindak tegas dan ancaman maksimalnya adalah pemecatan dari Korps Bhayangkara.

“Kalau ternyata ada unsur kesengajaan, pasti akan kita tindak tegas sesuai kode etik, bahkan mungkin bisa terjadi pemecatan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi setelah Jupri alas Jamal membuat onar akibat mabuk dan menganggu acara buka bersama yang digelar Kapolres jakarta Utara.

Polisi telah meminta Jamal untuk bersikap kooperatif. Namun Jamal tidak menuruti. Bahkan, Jamal melarikan diri dan sempat terjadi kejar-kejaran.

Akhirnya, salah satu anggota Polsek Tanjung Priok melepaskan tembakan yang mengenai punggung Jamal dan menewaskannya. (okezone)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Suasana Termial Terpadu Merak. Foto: Dokumen

TTM Siapkan 520 Bus, Penumpang Harus Laporkan Kondektur Minta Ongkos di Atas Tarif

Internet

Himax Luncurkan Smartphone 4G LTE Paling Murah

Related posts

Komentar