18:08 WIB - 21 February 2018

Dua Warga Pandeglang Tewas Tertimpa Batu Segede Rumah, Mobil Ringsek

468 Dilihat Fauzi 0 respond
Lokasi kejadian warga tertimbun batu besar di Karangtanjung, Pandeglang. Foto: beritapandeglang.com
Lokasi kejadian warga tertimbun batu besar di Karangtanjung, Pandeglang. Foto: beritapandeglang.com

BERITATEN.COM - Tiga warga Kampung Lebakseureuh, Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karangtangjung, Kabupaten Pandeglang, Banten, tertimpa batu dan tanah saat melakukan aktivitas penambangan batu di kampung tersebut pada Rabu 22 Juli 2015 sekitar pukul 16.00 WIB. Dari ketiga korban ini dua di antaranya tewas dilokasi kejadian sementara satu lainnya dilarikan ke RSUD Pandeglang karena mengalami luka berat.

Dua korban tewas di lokasi kejadian adalah Dulbari (35) dan Dulyati (50) dan korban luka berat adalah Suherman (45). Satu unit mobil pick up juga ringsek tertimpa batu. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini karena diduga kecelakaan diakibatkan oleh pemilik tambang yang tak memerhatikan keselamatan pekerjanya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), ketiga korban ini tengah melakukan penggalian batu di galian milik HB. Diduga kontur tanah serta tebing labil hingga terjadi longsor secara tiba-tiba dan menimbun ketiga pekerja.

Tubuh korban tewas tertimbun ke dalam tanah sekitar 50 cm karena besarnya batu yang menindih. Sedangkan korban Suherman terserempet bebatuan dan mengalami luka serius.

Kejadian ini menyita perhatian warga karena bunyi reruntuhan cukup keras. Warga berdatangan untuk melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban. Proses evakuasi lamban karena minimnya peralatan dan beberapa saat kemudian anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi, dan TNI datang untuk membantu evakuasi.

Setelah lebih 30 menit melakukan penggalian dengan cangkul dan alat seadanya, tim berhasil mengangkat satu korban yang bernama Dulbari sekira pukul 16.05 WIB. Mayat korban lantas dibungkus dan diangkut mobil BPBD untuk dilarikan ke RSU Berkah. Selanjutnya mayat korban akan diidentifikasi guna penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

Selanjutnya korban tewas lainnya Dulyati juga berhasil diangkat sekitar pukul 17.00 WIB. Korban kedua juga dilarikan ke RSU Berkah untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Kapolres Pandeglang AKBP Widiatmoko yang tiba ke lokasi sesaat setelah kejadian menerangkan, peristiwa ini bukan karena bencana alam tetapi lebih pada kelalaian manusia. Ia menjelaskan kronologis peristiwa terjadi saat korban tengah menggali batu dan tiba-tiba batu seukuran rumah jatuh menimpa korban dan mobil pickup.

Akibat kejadian itu dua penambang batu tewas di TKP dan satu lainnya mengalami luka berat dan harus dirawat di rumah sakit. “Ini kelalaian pemilik galian batu, sebab tadi dicek galian ini tidak ada izin galian C. Langkah selanjutnya kita tertibkan dan menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” ujar Kapolres didampingi Kapolsek Cadasari AKP Firdaus Alkautsar dan Danramil Cadasari Kapten Dede R.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekati TKP. Bahkan polisi sudah memasang police line di sekitar TKP. “Warga jangan mendekat ke TKP, kita polisi dan TNI menjaga keselamatan warga. Kami mengimbau untuk tidak mendekati TKP dulu,” ujar Kapolres. (Berita Pandeglang)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Bupati Tolikara Usman Wanimbo (foto: bintangpapua.com)

Ada Perda di Tolikara, Tempat Ibadah yang Boleh Berdiri Hanya GIDI

Valentino Rossi dengan desain baru motor Yamaha miliknya. Foto: google

Lowongan Kerja PT Yamaha Motor Indonesia Terbaru 2015

Related posts

Komentar