14:48 WIB - 20 June 2018

Diduga Kelelahan Mengikuti MOS, Siswa di Bekasi Tewas

540 Dilihat Rizki Pratama 0 respond
Ilustrasi
Ilustrasi

BERITATEN.COM - Diduga keletihan mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS) di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bekasi, seorang siswa baru, Evan Christoper Situmorang (12) meninggal dunia.

Menurut ibu korban, Ratna Gumaroah (43), sebelum meninggal dunia, anak kesayangannya itu mengalami sakit di bagian kaki dan betisnya usai mengikuti MOS.

“Saat itu, saya lihat kedua bagian tubuhnya membiru,” ujar Ratna kepada wartawan di kediamannya, Sabtu (1/7/2015).

Kata dia, pada saat akhir kegiatan MOS itu, seluruh siswa baru diwajibkan untuk berjalan kaki sejauh empat kilometer, dengan alasan agar para siswa memperdalam ilmu cinta lingkungan.

“Mereka diminta berjalan kaki dari sekolah ke Perumahan Puri PUP, hingga SPBU Pondok Ungu Permai,” lanjutnya.

Lalu sampai disana, para siswa diwajibkan kembali lagi ke sekolah dengan berjalan kaki.

“Apabila dihitung jaraknya, kurang lebih empat kilometer rutenya,” tutur warga Perumahan PUP Sektor V, Blok G 7, RT 04/30, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi ini.

Usai melakukan kegiatan itu, lanjut Ratna, Evan terjatuh ketika berada di sekolah. Meski demikian, Evan tetap memaksakan diri untuk berangkat ke sekolah dan pada hari Jumat 10 Juli 2015, Evan memaksakan diri untuk bermain futsal.

“Saya sudah larang Evan, untuk tidak ikut futsal. Tapi dia tetap memaksa, karena futsal merupakan olahraga kegemarannya,” kata Ratna.

Sampai pada akhirnya, kondisinya pun melemah sepulang dari sekolah pada hari jumat, lalu. Khawatir dengan kondisi anaknya, lalu Ratna membawa Evan ke panti pijat refleksi.

Bukannya membaik, kondisi Evan justru menurun hingga akhirnya Ratna memutuskan untuk membawa Evan ke Puskesmas Medansatria, Kota Bekasi. “Kata dokter, Evan mengalami dehidrasi dan keletihan,” sambungnya.

Meski telah dibawa ke dokter, kondisi Evan tak ada perkembangan. Tapi Evan kembali memaksakan diri untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pertama di sekolah.

Hari kedua saat KBM di sekolah, tak disangka Evan kembali terjatuh di kelas dan pihak sekolah memanggil ayah Evan, Jossey F. Situmorang (42) untuk menjemputnya di sekolah. Walau telah diperiksa dokter, kondisi Evan terus menurun hingga tubuhnya mendadak kejang, lalu dibawa ke Rumah Sakit Citra Harapan Indah, Bekasi. Namun sayangnya, nyawa Eva tidak dapat tertolong Kini, jasad anak pertama dari dua bersaudara itu telah di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Perwira, Bekasi Utara, sore tadi. (okezone)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
illustrasi

Bulan Purnama Dapat Memicu Gempa

menipu

Menipu Belasan Juta, Penjaga Counter Dibui

Related posts

Komentar