21:18 WIB - 24 February 2018

Berteduh di Gubuk Sambil Main Hp, 2 Warga Tersambar Petir

291 Dilihat Rizal Muhammadi 0 respond
Ilustrasi | Internet
Ilustrasi | Internet

BERITATEN.COM – Dua warga tewas tersambar petir saat berteduh karena hujan di sebuah gubuk di dekat sungai Glondong, Kecamatan Sutojoyan, Kabupaten Blitar.

Kapolsek Lodoyo Timur AKP Sukadi di Blitar, Senin 18 Januari 2016, mengemukakan, hujan deras sudah terjadi di Kabupaten Blitar saat dua orang itu sedang memancing.

Mereka adalah Supriyono (35), warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan serta Zainal Abidin (32), warga Kelurahan Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

“Saat itu korban sedang memancing, dan karena hujan berteduh di cungkup yang letaknya di dekat sungai, tempat kedua korban memancing. Mereka terluka akibat sambaran petir,” ujarnya.

Ia mengatakan, korban mengalami luka yang serius di bagian kepalanya akibat tersambar petir. Tubuh mereka ditemukan warga, dan langsung dibawa ke rumah sakit di Kecamatan Sutojayan untuk keperluan visum.

Selain berteduh di cungkup itu, lanjut Kapolsek korban saat kejadian juga diketahui sedang memainkan telepon seluler. Diduga, karena bermain telepon seluler itu, petir menyambar.

Sejumlah warga yang juga ikut memancing mengaku awalnya sempat mendengar suara keras meminta tolong. Mereka juga langsung mendatangi asal suara itu, dan menemukan dua orang itu sudah dalam keadaan tergeletak.

“Saat itu ada beberapa pemancing yang juga berteduh, tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat keras. Saya juga mendengar teriakan meminta tolong dari arah cungkup dan melihat mereka sudah tergeletak,” ujar Susilo, salah seorang warga.

Keluarga korban sangat berduka dengan musibah tersebut. Mereka menangis dan bersedih, mengetahui anggota keluarga mereka meninggal dunia tersambar petir.

Setelah proses administrasi selesai, keluarga membawa pulang korban dan berencana secepatnya memakamkannya.

Sementara itu di lokasi kedua korban terkena petir, terlihat sepi. Warga yang semula ramai memancing pun juga sudah meninggalkan lokasi dan memilih untuk pulang.

Polisi juga mengimbau warga lebih berhati-hati terutama saat hujan turun serta tidak menyalakan barang elektronik selama hujan turun. Hal itu dilakukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. []

 

Sumber

antaranews.com

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
prev-next.jpg

2 Polisi Dibacok, Seorang Dilempar ke Sungai

_IMG_000000_000000

Baru Sebulan Diresmikan Megawati, Terdengar 3 Kali Ledakan di WadukIni

Related posts

Komentar