12:15 WIB - 18 February 2018

Mensos: Jangan Nodai Takbir Keliling dengan Hura-Hura

422 Dilihat Rizki Pratama 0 respond
Foto: Metro
Foto: Metro

BERITATEN.COM - Salah satu tradisi khas Indonesia dalam menyambut hari raya Idul Fitri adalah takbir keliling. Tradisi tersebut sebagai bagian dari wujud kebahagiaan setelah sebulan berpuasa.

“Takbir keliling merupakan tradisi khas Indonesia yang sarat dengan pesan kemenangan dan kebahagiaan setelah sebulan berpuasa,” kata Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Khafifah menambahkan, kendati hal tersebut merupakan tradisi namun masyarakat harus tetap memperhatikan etika saat melaksanakan takbir keliling. Menurutnya, selama takbir keliling dilakukan dalam lingkup tertentu maka hal itu diperbolehkan.

“Tapi mestinya bagaimana dipersepsikannya dan tidak dinodai dengan hal-hal yang bisa merusak, seperti hura-hura dan perbuatan tidak terpuji,” jelasnya.

Selain itu, sambung Khofifah, takbir keliling merupakan refleksi dari keragaman budaya yang dimaknai tidak sekadar kemenangan. Melainkan juga bernilai ikatan sosial antarwarga dan saling bersapa saat takbir dilaksanakan. (okezone)

News Feed
Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Dokumen

H-3 Lebaran PT ASDP Seberangkan 124.606 Pemudik dari Jawa ke Sumatera

Foto: Okezone

Dinas Kebersihan Terjunkan 13 Ribu Petugas di Malam Takbiran

Related posts

Komentar