14:49 WIB - 20 June 2018

Menipu, Wakil Kepala RS Bhayangkara Polda DIY Ditahan

379 Dilihat Rizki Pratama 0 respond
goggle
goggle

BERITATEN.COM - Wakil Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda DIY, Rizal Syam Pohan ditangkap Bareskrim Mabes Polri, di Apartemen Kalibata City Tower Cendana lantai 18 AT, Jakarta Selatan.

Rizal merupakan tersangka kasus penipuan dan penggelapan, dengan modus memberikan bantuan untuk masuk menjadi anggota polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Hudit Wahyudi mengatakan, tersangka ditangkap setelah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Ditreskrimum Polda DIY pada 18 Juni 2015 lalu.

“Tersangka hidupnya selalu berpindah-pindah,” kata Hudit dalam jumpa pers di Polda DIY, Senin (27/7/2015).

Dijelaskannya, penetapan tersangka karena laporan korban Murtijah warga Gendol Kulon, RT 02 RW 12, Sumberejo, Tempel, Sleman. Modus operandi dalam kasus penipuan dan penggelapan itu, tersangka menyampaikan kepada korban bahwa dia bersedia membantu memasukkan anaknya menjadi anggota polisi dengan meminta uang Rp150 juta untuk biaya administrasi dan fee sukses. Kasus percaloan penerimaan Brigadir Polri dan dilaporkan korban pada 2 Februari 2015.

Kata dia, korban memberikan uang kepada tersangka sebesar Rp75 juta, pada 22 April 2014. di Rumah Sakit Bhayangkara, Yogyakarta. Untuk meyakinkan korban, pelaku berjanji apabila anaknya tidak masuk menjadi anggota polisi, maka uang yang disetorkan akan dikembalikan 100 persen.

“Pemberian uang itu, dibuktikan dengan kwitansi yang ditandatangani tersangka,” jelasnya.

Hudit menambahkan, pihaknya tetap profesional dalam mengungkap kasus ini. Sebenarnya ada tiga lagi korban serupa yang melapor pada tahun 2013 dan 2014 namun alat buktinya kurang. Setelah ditangkap dan diserahkan ke Ditreskrimum Polda DIY.

“Tersangka kami tahan, dan kita baru proses satu laporan,” sambungnya.

Ia mengatakan, tersangka bekerja sendiri dan tidak ada kaitannya dengan anggota polisi lain. “Belum ada kaitannya dengan yang lain, tersangka bekerja sendiri,”katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiatuti menambahkan, masyarakat harus berhati-hati terhadap tawaran menjadi anggota polri dengan membayar di luar aturan. Dan jika menemukan bisa langsung melaporkan.

“Kita akan tindak tegas anggota yang menyalahi kewenangan,”kata Anny. (okezone)

News Feed
Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Ilustrasi Speaker Masjid

700 Teknisi Diterjunkan Pantau Speaker Masjid, Begini Cara Kerjanya

Foto: kopertis

Aksi Wanita Muda Bawa Kabur Motor Terekam CCTV

Related posts

Komentar