12:04 WIB - 18 February 2018

Di Lebak, Mayat Bayi Ditemukan Pemulung Terbungkus Plastik di Tempat Sampah

398 Dilihat Fauzi 0 respond
Ilustrasi bayi tidur.
Ilustrasi bayi tidur.

BERITATEN.COM - Kuming (55 tahun), warga RT/RW 03/01, Kampung Dengung, Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, menemukan sesosok mayat bayi di areal tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Dengung, Kecamatan Sajira, pukul 06:00 WIB pagi, Minggu 28 Juni 2015.

Bayi laki-laki berumur sekira kurang dari 20 hari ini diduga sengaja dibuang akibat hubungan gelap. Kuming menemukan bayi tersebut tanpa sengaja, ketika ia hendak membuka bungkusan plastik hitam. Ketika dibuka, ternyata di dalamnya terdapat bayi yang sudah jadi mayat.

Petugas TPSA Dengung, Suherman, menceritakan kronologis ditemukannya mayat bayi. “Tadi pagi pukul 06:00 WIB, seorang pelumung (Kuming) yang pertama menemukan mayat bayi malang itu dalam kondisi utuh di kantong plastik. Pak Kuming saat itu sedang mencari sampah yang akan didaur ulang kembali,” ungkap Suherman di lokasi.

Setelah mendapatkan laporan dari Kuming, Suherman mengatakan, pihaknya langsung menginformasikan kepada ketua RT di wilayah itu untuk kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Setelah saya lapor ke pak RT, berselang satu jam Petugas Polres Lebak langsung tiba di lokasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) kemudian dan membawa jenazah untuk dilakukan penyelidikan mungkin,” kata Suherman.

“Kemungkinan mayat bayi laki – laki ini dibuang kedua orangtuanya pada Minggu 27 Juni 2015 malam, karena kondisi mayat tersebut dalam kondisi utuh dan bersih,” ungkap Suherman.

Sementara itu Kapolres Lebak AKBP Didi Hayamansyah membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. Ujar kapolres, guna melakukan penyelidikan mayat bayi tersebut dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Kendati begitu, Kapolres mengaku belum bisa menjelaskan motif pembuangan bayi malang tersebut. Karenanya, akan dilakukan tahap penyelidikan terlebih dahulu.

“Saya belum bisa pastikan motifnya seperti apa. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kedua orangtua bayi tersebut. Kalau sudah beres kita infokan kembali,” ungkap Kapolres.

Untuk dugaan sementara mayat bayi buang kedua orangtuanya untuk menutupi aib atas hubungan gelapnya. (inilahbanten.com)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Kondisi ABC setelah menjalani perawatan usai dianiaya oknum anggota Polair Polda Banten, Minggu 28 Juni 2015. Foto: Yusvin

Anggota Polair Banten Dilaporkan Aniaya Gadis di Merak, Sebabnya Cinta Ditolak

Ilustrasi

Sipir Mesum Diarak Warga

Related posts

Komentar