04:45 WIB - 23 May 2018

Di Anyer, Bayi Disabilitas & Penuh Bekas Luka Ditelantarkan Orangtuanya

569 Dilihat Fauzi 0 respond
Ilustrasi bayi tidur.
Ilustrasi bayi tidur.

BERITATEN.COM - Seorang bayi perempuan berusia 3 bulan bernama Kasih Aprilia Putri telah ditelantarakan orangtuanya dengan kondisi badan penuh bekas luka. Bayi yang memiliki kekurangan atau disabilitas dengan tidak memiliki 5 jari di tangan kanannya ini telah dititipkan kepada keluarga Safrudin yang tinggal di Kampung Pematang Sempur, Kelurahan Bandulu, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten

anak-disabel-telantarKetua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Cilegon Puji Rahayu yang mengunjungi kediaman keluarga Safrudin menceritakan, orangtua si bayi tidak jelas baik keberadaan maupun identitasnya.

Laki-laki bernama Adi yang telah menitipkan bayi malang itu kepada Sarah, tetangga Safrudin, kini keberadaanya tidak bisa dilacak.

“Pak Adi menitipkan putrinya kepada ibu Sarah hanya sekedar kenal saja awalnya. Tanpa tahu pak Adi siapa, apalagi ibu kandung bayi tersebut. Setelah menitipkan bayi itu, pak Adi yang katanya bekerja di proyek pabrik di Cilegon kini keberadaanya tidak diketahui,” kata Puji, Selasa 30 Juni 2015.

Lebih lanjut, bayi itu dititipkan Adi tidak lagi datang menjenguk. Bayi yang kondisi badan hanya seberat 2,5 kg itu pun dalam keadaan kurang sehat.

“Ketika kami cek kesehatan si bayi, ternyata di sekujur badannya terdapat bekas luka yang sudah mengering. Selain itu responsif motorik pada dua bola matanya juga tidak berfungsi seperti bayi normal lainya. Bayi ini juga menyandang disabilutas tidak memiliki 5 jari tangan kanan,” terang Puji.

Melihat kondisi bayi yang mengenaskan seperti itu, tim LPA Cilegon menduga bayi dipaksa lahir sebelum waktu yang cukup. Sehingga tumbuh kembang anak jadi tidak baik. Kondisi berat badannya juga dikawatirkan si bayi mengalami kekurang asupan gizi.

“Luka di sekujur tubuh bayi malang tersebut diduga telah mengalami penganiyayaan sebelum dititipkan ke orangtua asuhnya sekarang,” kata Puji.

Terkait bayi terlantar ini, pihak LPA Cilegon akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mencari tahu orangtuanya. Selain itu, LPA juga akan mengupayakan legalitas adopsi anak kepada keluarga Safrudin. Serta mengupayakan biaya pengobatan dan kesejahteraan dari dinas terkait di Kabupaten Serang.

Safrudin, orang tua asuh bayi Kasih itu mengaku dirinya ikhlas mengasuh dan membesarkannya.

“Insha Allah, semoga Allah melapangkan rizki anak ini. Mudah-mudahan bisa kebeli susu dan bisa mengasuhnya hingga besar,” kata Safrudin. (R.S.Rachmat)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Ketua LPA Banten Iip Safruddin (kiri) berfoto bersama anggota Forum Anak Banten. Foto: Istimewa

Marak Kasus Anak, LPA Banten Ingatkan Anak Peniru Unggul

Foto: elcomercio.pe

Pria Ini Punya 62 Anak dari Puluhan Wanita

Related posts

Komentar