04:40 WIB - 23 May 2018

BI Minta Perbankan Terima Uang Palsu dari Transaksi

666 Dilihat Fauzi 0 respond
ilustrasi
ilustrasi

BERITATEN.COM - Bank Indonesia meminta kalangan perbankan tidak menolak uang palsu dan berkenan memproses uang tersebut. Pemimpin Bank Indonesia Kantor Wilayah Riau Mahdi Muhammad menjelaskan tujuannya agar uang palsu tersebut tidak beredar di masyarakat.

“Jika Bank menemukan uang palsu dalam transaksi, diterima saja. Jangan ditolak atau dikembalikan ke nasabah. Supaya uang palsu bisa diproses dan tidak beredar di masyarakat,” katanya, Selasa (23/6/2015).

Kata dia setelah uang palsu diterima, pihak bank menyerahkan uang palsu ke Bank Indonesia agar bisa dicek dan diketahui tingkat keasliannya. Setelah itu, uang palsu akan ditindak oleh pihak berwajib.

“Prosesnya seperti itu. Kami sudah melakukan kerjasama juga dengan pihak kepolisian setempat. Polisi juga ikut memproses ,” ujar Mahdi.

Mahdi mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan peredaran uang palsu. Terlebih menjelang Lebaran, uang palsu lebih rentan beredar di masyarakat. Dia menyarankan agar masyarakat lebih baik menggunakan transaksi elektronik.

“Kalau bertransaksi lebih baik menggunakan transaksi elektronik,seperti ATM dan transfer. Karena uang palsu rentan beredar menjelang Lebaran seperti sekarang, ” kata Mahdi.

Dari data Bank Indonesia terakhir, pada Kuartal I/20, ditemukan 123 lembar uang palsu. Temuan itu terdiri dari 75 lembar menyerupai nominal pecahan Rp100.000, 43 lembar menyerupai pecahan Rp50.000, kemudian tiga lembar menyerupai pecahan Rp20.000 dan dua lembar menyerupai pecahan Rp5.000.

“Di kuartal sebelumnya tidak sampai 100 lembar. Berarti, peredaran uang palsu di Riau meningkat,” jelas Mahdi Muhammad. (bisnis.com)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Ilustrasi

Bos Tahu Berformalin Ditahan, Sehari Produksi 24.000

Ilustrasi

Jelang Lebaran, 2.500 Buruh Sepatu di Tangerang Kena PHK

Related posts

Komentar