07:03 WIB - 24 February 2018

Menristekdikti: Indonesia Perlu Manfaatkan Hasil Riset

311 Dilihat Angga Wijaya 0 respond
menristekdikti

BERITATEN- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengeluhkan banyaknya hasil riset perguruan tinggi yang tidak dimanfaatkan. Dia mengatakan bahwa banyak dari hasil riset tersebut yang menumpuk begitu saja di perpusatakaan. Nasir berpendapat hasil riset karya anak bangsa sebenarnya bisa diaplikasikan langsung ke masyarakat, terutama di saat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seperti sekarang ini.

Dikutip dari laman CNN Indonesia, Nasir menjelaskan pentingnya hasil riset untuk pemanfaatan masalah darurat dalam negri. Sehingga Indonesia tidak perlu kaget lagi apabila terjadi bencana seperti saat ini.

“Misalnya apa yang harus dilakukan bila terjadi karhutla seperti sekarang ini. Sebenarnya, Universitas Diponegoro telah meneliti soal (karhutla) itu selama sepuluh tahun, akan tetapi tidak pernah digunakan,” kata Nasir saat konferensi pers di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Nasir juga menilai pemerintah sangat memerlukan hasil riset untuk menyelesaikan masalah-masalah darurat yang kerap terjadi di Indonesia. Saat ini, peneliti di bidang gambut juga masih sangat dibutuhkan. “Gambut itu sebenarnya bisa menjadi pupuk yang sangat baik, tetapi penelitian di bidang itu belum ada yang sampai tahap lebih lanjut. Namun gambut sangat mudah terbakar. Bagaimana mengatasi ini? Tentu harus ada penelitian lebih jauh,” lanjutnya.

Selain menjelaskan riset mengenai gambut, Nasir juga menjelaskan tentang pemanfaatan sampah yang kerap kali mengundang sorotan publik. “Di Jakarta, setiap harinya ada berjuta-juta ton sampah yang terbuang begitu saja sehingga lingkungan terganggu. Akan lebih baik bila ada teknologi yang bisa memanfaatkan jutaan ton sampah tersebut,” kata Nasir. “Ini peluang untuk dunia riset kita. Kalau nantinya masyarakat dilarang melakukan pembakaran untuk buka lahan, bisa tidak ada teknologi yang memungkinkan mereka tidak usah membakar? Ini catatan buat kita semua,” pungkasnya. Selain itu, Nasir berpendapat, peneliti bisa mengembangkan riset dan teknologi yang memungkinkan masyarakat bisa membuka lahan tanpa harus membakarnya.(*)

Penulis
Adji Ramadhan

News Feed
Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Ilustrasi

Pemerintahan Jokowi Segera Hapus Tunjangan Profesi Guru

planet baru

Dari Ketidaksengajaan, Astronom Akhirnya Menemukan PLanet Baru

Related posts

Komentar