12:16 WIB - 18 February 2018

Ombudsman Awasi Penerimaan Siswa Baru di SMAN 2 KS Cilegon

718 Dilihat Fauzi 0 respond
Kantor Ombudman Jakarta. Foto: internet
Kantor Ombudman Jakarta. Foto: internet

BERITATEN.COM - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, melakukan inspeksi mendadak sistem pelaksanaan penerimaan siswa baru (PSB) di sejumlah sekolah SMP, SMA, dan SMK negeri di Kota Cilegon untuk menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman RI.

“Kunjungan ini dalam upaya menindaklanjuti seruan dan pengawasan lembaga Ombudsman dalam penerimaan siswa didik baru (PSDB),”ujar Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Banten, Bambang Poerwanto Sumo ditemui disela-sela inspeksi mendadak di SMA Negeri 2 KS Cilegon, Kamis (25/6/2015) siang kemarin.

Dikatakan Bambang, pengawasan dari Ombudsman terkait PSDB sangat perlu untuk peningkatan mutu dan kapasitas sekolah negeri agar penerimaan siswa baru tidak melebihi daya tampung.

“Tahun sebelumnya, sekolah-sekolah negeri melebihi daya tampung yang tersedia, terlebih di sekolah favorit, karena diduga ada oknum sekolah dan oknum-oknum lainnya yang menggunakan jalur belakang,”terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya ingin mengetahui komposisi sisa di masing-masing sekolah sesuai dengan daya tampung yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan.

“Jika sampai ada sekolah yang melanggar ketentuan pemerintah, maka pemerintah harus berani memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah tersebut,”tegas Bambang Poerwanto.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, Ombudsman akan terus melakukan pemantauan ke sekolah secara berkala, sehingga jika ada sekolah menerima siswa titipan, dan siapa tahu belakangan hari ada oknum memindahkan siswanya lewat jalur belakang, agar segera dilaporkan ke instansi berwenang dan dipublikasikan.

“Kita mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penyimpangan yang terjadi pada proses Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru. Untuk ini, masyarakat diharapkan dapat proaktif melaporkan pelanggaran dalam proses PSDB di Provinsi Banten ke posko pengaduan di Kantor Ombudsman Banten di Jl. Lingkar Selatan Ciracas Komp. Bukit Permai Kav. Blok A2 No 3 Kota Serang tlp: (0254) 8243570 atau melalui SMS ke 087709800057, atau dapat juga disampaikan melalui email ombudsmanbanten@gmail.com,”ujar Bambang Poerwanto sebelum meninggalkan SMA Negeri 2 KS Cilegon.

Jangan Segan Lapor
Mengingat pentingnya fungsi ombudsman guna optimalisasi penyelenggaraan negara dan pemerintahan, Bambang Poerwanto mengimbau, masyarakat tidak segan melaporkan adanya praktik maladministrasi yang ditemui.

Pasalnya, ombudsman menjamin keselamatan dan kerahasiaan identitas pelapor jika diperlukan. Jika melihat adanya penyimpangan dari aparatur negara, masyarakat jangan ragu melapor.

“Hingga hari ini (Kamis 25/6/2015 red), kami dari Ombudsman Provinsi Banten belum menerima satupun pengaduan dari masyarakat Banten, terkait adanya permintaan uang, barang dan jasa, penyimpangan prosedur dan tidak memberikan layanan. Karena itu Ombudsman akan memantau proses penerimaan siswa baru ini. Akan tetapi, sudah banyak laporan dari Banten ke Ombudsman RI,” ujarnya. (daeng yus)

Don't miss the stories followBeritaTen.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
SAMAN-15-Surabaya

Seluruh Siswa Kelas X SMAN 15 Surabaya Tak Naik, Ini Sebabnya

barbekiu-amal-mol

Besok ke Supermall Cilegon, Sumbangkan Barang Bekas Anda

Related posts

Komentar